“Bad Hall”
Bad Hall, demikianlah kota tua yang berdiri sejak tahun 777 M itu disebut. Ia adalah sebuah kota yang didiami sekitar lima ribuan orang dan terletak di distrik Steyr-Land, pusat negara bagian Austria, sekitar 30 km selatan Linz Austria. Bad Hall merupakan salah satu kota yang aktif dalam lalu-lintas perdagangan, hal itu dibuktikan dengan berdirinya perusahaan industri seperti AGRU Kunststofftechnik dalam bidang teknik dan perusahaan RAG AG yang bergerak dalam bidang eksplorasi minyak.

Nama Bad Hall dalam bahasa setempat berarti “pemandian garam”, dinamakan demikian karena terdapat beberapa referensi sejarah panjang tempat pemandian dan spa di wilayah ini.
Pada tahun 1287 Hall menerima status sebagai kota perdagangan. Kota tua itu mengalami zaman keemasan pada akhir abad ke-19, ketika orang-orang mulai menggunakan mata air asinnya untuk tujuan komersial. Untuk menghindari kebingungan masyarakat awam, pada tahun 1877, nama kota tersebut diubah menjadi “Bad Hall”
Bad Hall cukup dikenal di Eropa karena mata air asinnya yang mengandung yodium dan bromin. Kendatipun mata airnya telah dikenal sejak abad ke-8, mata air itu baru menjadi milik pemerintah sejak tahun 1855. Ciri khas mata air asinnya menjadikan Bad Hall berkembang dengan baik dalam bidang pariwisata. Gustav Mahler, Adalbert Stifter, Franz Grillparzeratau, dan Franz Joseph I tercatat pernah menjadi pengguna jasa pariwisata di kota tersebut.
Selama Perang Dunia II, Bad Hall dijadikan konsentrasi medis, khususnya sebagai tempat perlindungan bagi korban perang yang berasal dari Wina dan Linz. Bad Hall menerima statusnya sebuah kota modern sejak tahun 2001.
Apa Kabar Skuad Gialloblu?
Tidak ada kejutan dalam beberapa hari ini. Stulac dan Dezi akhirnya harus tetap melepas jersey kuning-biru milik mereka untuk berlabuh di FC Empoli. Stulac dijual dan Dezi dipinjamkan dengan opsi penebusan. Itulah berita terakhir yang diorbitkan di beberapa media lokal, sesaat sebelum keberangkatan rombongan tim Parma Calcio ke Bad Hall.
Dalam perspektif komposisi tim, Parma Calcio telah kehilangan dua pemain tengahnya. Artinya, ia harus ditambal dengan segera. Pemain yang sebelumnya diparkir, Luca Rigoni, akhirnya dikembalikan ke dalam tim yang diberangkatkan ke Bad Hall Austria. Berikut susunan pemain yang dibawa serta ke dalam pelatihan di Bad Hall, Austria:
Kiper: Sepe, Colombi, Corvi;
Bek: Alves, Dermaku, Gagliolo, Gazzola, Iacoponi, Laurini, dan Minelli;
Gelandang: Barilla, Grassi, Hernani, Kucka, Kulusevski, Machin, Munari, Rigoni, dan Scozzarella;
Striker: Baraye, Ceravolo, Cornelius, Gervinho, Karamoh, Inglese, Siligardi, dan Sprocati.

Skuad Parma Calcio telah melakukan latihan perdana pada hari Kamis, tanggal 25 Juli 2019. Semua pemain mendapatkan porsi latihan yang seimbang, kecuali Kucka dan Gagliolo. Juraj Kucka memiliki masalah pada pergelangan kakinya (terkilir), sedangkan Ricardo Gagliolo harus menjalani terapi pascacidera dalam pertandingan melawan FC Obermais di Prato allo Stelvio. Keduanya harus menepi dari lapangan untuk mendapatkan terapi dan latihan spesifik.
Menyikapi problematika kurangnya pemain, maka pada keesokan harinya -26 Juli 2019, Parma Calcio mendatangkan lima pemain mudanya ke Bad Hall, mereka adalah Redi Kasa, Giacomo Ricci, Lorenzo Saporetti, Lorenzo Simonetti, dan Luigi Alberto Scaglia. Kelima pemain tersbeut didatangkan guna memberikan menit bermain yang tepat kepada para pemain yang telah lebih dahulu tiba di lokasi pelatihan, kelihatannya tim kepelatihan tidak ingin terlalu membebani pemain inti selama persiapan di musim panas.
Kendati dua pemain intinya mengalami cidera, Roberto D’Aversa tetap optimis bahwa pelatihan akan berjalan sesuai dengan harapan. Bahkan ia menyatakan bahwa saat ini terjadi peningkatan kualitas dan kemampuan fleksibilitas dalam skuad. Ia juga menyoroti pemain-pemain yang dapat mengisi peran berbeda di dalam tim, misalnya: Gagliolo dan Hernani. Selain berposisi sebagai center-back, ia juga dapat diturunkan sebagai bek kiri. Adapun Hernani yang sejatinya berposisi di gelandang kiri, kini dapat pula difungsikan sebagai central-midfielder. Atas fakta tersebut Manajer Parma Calcio, Alessandro Lucarelli, juga menyatakan bahwa dengan komposisi pemain yang ada saat ini, Parma Calcio diharapkan dapat mengakhiri musim 2019/2020 dengan pencapaian yang lebih baik ketimbang setahun yang lalu.

Di tempat lain, Trabzonspor yang akan menjadi lawan tanding Parma Calcio di hari Sabtu, 27 Juli 2019 telah bertanding melawan Hoffenheim (klub Bundesliga Jerman), hasilnya? Masing-masing klub berbagi angka 3-3. Mencermati produktifitas wakil Turki tersebut, agaknya pemain-pemain belakang Parma Calcio harus mulai mengencangkan ikat pinggang mereka.
Kabar Transfer
Stulac dan Dezi Akhirnya merapat ke FC Empoli. Seiring dengan kabar tersebut, rumor kedatangan Gaston Brugman kembali muncul. Namun demikian, Pescara Calcio –klub pemilik Gaston– akan melepas gelandangnya hanya jika Kastriot Dermaku dimasukkan sebagai mitra teknis dalam negosiasi (dibarter). Untuk sementara, kita dapat berharap bahwa Parma Calcio menambah bek, bukan pemain tengah, mengingat lini tengah Gialloblu sudah cukup dipadati beberapa pemain yang baru didatangkan seperti Grassi, Hernani, dan Kulusevski.

Kita mundur ke lini belakang. Klausul transfer Giuseppe Pezzella telah disepakati oleh Parma Calcio dan Udinese Calcio, namum sang pemain tampaknya belum juga tiba di markas klub Ducali. Bek kiri tersebut terlihat berada di tribun penonton dalam laga ujicoba Udinese Calcio menjamu al-Hilal beberapa hari yang lalu. Sebelumnya, Direktur Olahraga, Daniele Faggiano, mengakui bahwa prioritas pembelian bek kiri yang menjadi kebutuhan klub. Saat ini, ia terus mengevaluasi dengan tenang dan mencoba memanfaatkan peluang yang akan muncul.
Selain mengupayakan seorang bek kiri, Parma Calcio diisukan tengah mengupayakan satu bek tengah. Rumor tersebut mau tidak mau memunculkan kembali nama Skrtel di pusaran bursa transfer. Akan tetapi, dalam waktu singkat nama lain juga muncul sebagai spekulasi. Ia adalah Bastoni, yang perannya tergusur di Intermilan FC semenjak kedatangan Godin.

Pada sektor penjualan dan peminjaman, kuartet pemain: Dini, Golfo, Cauz, dan Scognamilo tengah menunggu pengumuman resmi dari Trapani, sedangkan Nardi diminati oleh dua klub Modena dan Rimini. Nama lainnya adalah Marco Frediani yang akan dipinjamkan ke Sambenedettese dan Da Cruz yang tengah sedang diperebutkan Cosenza Calcio dan Ado Den Haag.
Kabar gembira datang dari tim primavera Parma Calcio, dua pemain atas nama Uyi Fabour Ogbeifo Utieyin dan Reinaldo Radu didatangkan. Utieyin merupakan pesepakbola kelahiran tahun 2003 yang sebelumnya bermain untuk klub SanMauro. Adapun Reinaldo Radu adalah fullback kelahiran tahun 2002 yang sebelumnya membela Villareal CF.

Liga Italia Serie-A Akan Dimulai
Liga Italia Serie-A musim kompetisi 2019/2020 akan mulai bergulir. Liga kasta tertinggi itu akan memulai debutnya pada hari Sabtu tanggal 24 Agustus 2019 dan akan ditutup pada hari Minggu tanggal 24 Mei 2020. Tiga laga tengah pekan akan berlangsung pada hari Rabu tanggal 25 Desember 2019, Rabu 30 Oktober 2019, dan Rabu 22 April 2020).
Serie-A akan diliburkan pada tanggal 8 September 2019, 13 Oktober 2019, 17 November 2019, dan 29 Maret 2020 untuk memberikan kesempatan para pemain membela tim nasional negaranya masing-masing, sedangkan libur musim dingin djadwalkan pada tanggal 23 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020. Presentasi jadwal lengkap Serie-A akan disiarkan secara langsung oleh Sky pada hari Senin, tanggal 29 Juli 2019, pukul 19.00 waktu Italia.
