LAGA KEENAM PRAMUSIM 2019/2020: BURNLEY FC 2-0 PARMA CALCIO 1913

Kekalahan Pertama Klub Ducali

Jay Rodriguez menjadi momok yang menakutkan di babak kedua, setelah ia mampu menggetarkan jala Luigi Sepe sebanyak dua kali. Burnley FC akhirnya meraih dua kemenangan beruntun di kandangnya sendiri atas dua lawan berbeda dari dua negara berbeda: OSC Nice dan Parma Calcio 1913. Publik The Clarets mengakui bahwa tidak mudah menekuk perlawanan gialloblu di stadion kebanggaan mereka.

Bertanding tanpa dua pilar utamanya, Gervinho dan Hernani, Parma Calcio tampil agresif di babak pertama. Sejumlah peluang lahir dari beberapa serangan yang dibangun oleh para pemain gialloblu, namun Nick Pope sangat cekatan menjaga gawangnya tetap perawan. Situs resmi Burnley FC memberikan pujian bagi penampilan Parma Calcio yang dinilai telah mempersiapkan diri dengan baik jelang dua pekan Serie-A dimulai. Anak asuh Roberto D’Aversa tidak terlihat canggung dalam laga tandangnya di Inggris yang berakhir 2-0. Klub ducali tetap berani menyerang dalam suasana yang hangat dan lembab di stadion Turf Moor, tidak seperti saat OSC Nice menyambangi Kota Lanchester 31 Juli 2019.

Skuad Parma Calcio tampil sangat menyulitkan para pemain The Clarets sebelum turun minum. Klub ducali mendapat beberapa peluang, terutama bola tendangan Yann Karamoh yang berhasil digagalkan dan peluang yang didapat oleh Juraj Kucka yang masih melenceng. Roberto Inglese yang lincah juga menjadi ancaman serius bagi klub Inggris, sayangnya sundulan kepala Bobby English dari sudut pertahanan masih mengenai bagian bawah mistar gawang klub besutan Sean Dyche. Burnley FC bukan tanpa peluang, Chris Wood juga nyaris membuat klub tuan rumah unggul di babak pertama. Skor kacamata menjadi skor akhir di babak pertama.

Pada babak kedua, gol yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir. Tujuh menit berjalan (52’), Rodriguez berhasil memanfaatkan kecepatan yang ia miliki untuk melakukan sentuhan terhadap bola liar yang memantul dari umpan silang dari Aaron Lennon. Tiga menit kemudian Rodriguez lagi-lagi menjebol gaawang Parma Calcio, kali ini melalui finishing yang lebih cerdik.  Umpan silang Lowton dapat dikonversi menjadi gol melalui sundulan di pojok gawang Sepe (55).

Masih ada waktu bagi Parma Calcio untuk melakukan pembenahan secara taktis dan teknis, mengingat pertandingan melawan UC Sampdoria baru akan dilangsungkan pada tanggal 10 Agustus 2019.

Berikut ini merupakan statistik yang disadur dari www.parmacalcio1913.com

Burnley-Parma 2-0

Pencetak Gol: 7′ st, 10′ st, J. Rodriguez.

BURNLEY: Pope, Lowton (27′ st Bardsley), Taylor (22′ st Pieters), Cork (38′ pt Westwood), Mee (cap.), Wood (1′ st Barnes), Brady (32′ pt McNeil), Hendrick (28′ st Benson), Gibson (22′ st Dunne), J. Rodriguez (27′ st Wells), Lennon (22′ st Gudmundsson).
Pemain Cadangan: Hart, Legdzins, Vydra.

Pelatih: Sean Dyche (di situs resmi Parma terhadi kesalahan penulisan –pen)

PARMA CALCIO 1913: Sepe, Dermaku, Karamoh (12′ st Sprocati), Brugman (21′ st Scozzarella), Laurini (12′ st Gazzola), Barillà (40′ st Munari), B. Alves (cap.), Gagliolo (1′ st Iacoponi), Kucka (20′ st Machin), Kulusevski (40′ st Ceravolo), Inglese (12′ st Cornelius).
Pemain Cadangan Colombi, Alastra, Scaglia, Ricci.

Pelatih: D’Aversa.

Wasit: Paul Tierney. Asisten Wasit: Paul Graham & Peter Gooch. Wasit Keempat: Marc Edwards. Penonton: 4.846 orang (52 orang Parmigiani).

Bursa Transfer

Kedatangan Pezzella sepertinya masih sulit terealisasi setelah Igor Tudor memainkannya selama 90 menit saat Udinese Calcio bertandang ke markas klub Besiktas (Turki). Penampilan yang apik pada pertandingan yang berkesudahan 0-2 itu membuat pelatih bianconerri merasa puas atas performa sang pemain. Igor Tudor disinyalir akan tetap mempertahankannya jika Zeegelaar atau Pelegrini tidak dapat didatangkan ke Friuli.

Pada bursa transfer ke luar, Parma Calcio telah resmi menolak pinangan Cosenza untuk Kastriot Dermaku, sedangkan harapan merekrut Camilo Ciano pupus sudah setelah Frosinone Calcio memperpanjang kontrak penyerang eksternal mereka.

Adapun Saporetti kian dekat mendapatkan kontrak duatahunannya di Catania Calcio. Kabar kejutan adalah diliriknya kembali pemain gaek Molinaro yang baru memutuskan kontraknya dengan Frosinone Calcio.

Diterbitkan oleh bobbyhary77

Parmigiano dall'1998 Tifoso Parma Calcio 1913 - Indonesia

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai