
Ulasan Pertandingan
Parma Calcio tampil gemilang di kandangnya dalam pertandingan ujicoba melawan UC Sampdoria Sabtu malam (Minggu dini hari WIB). Bermain di stadion Ennio Tardini kebanggaan publik Kota Parma, I Gialloblu berhasil menekuk tamunya 2-1 melalui gol-gol Inglese dan Sprocati. Hasil tersebut merupakan prestasi yang patut diapresiasi jelang pembukaan kompetisi Liga Italia Serie-A, terlebih kemenangan itu diraih melawan klub sesama kontestan Serie-A.
Tim tamu sempat unggul lebih dulu di menit 6’ melalui Gaston Ramires melalui tendangan dari luar kotak penalti. Bola hasil sepakan pemain berusia 28 tahun itu sempat membentur tiang sebelah kiri gawang Luigi Sepe sebelum mensuk jala sebelah kanan. Skor 0-1 untuk UC Sampdoria.

Blucerchiati nyaris menggandakan keunggulan mereka pada menit 21’, sayangnya bola hasil tendangan Quagliarella masih melebar beberapa sentimeter dari sisi kiri gawang Luigi Sepe, padahal umpan terobosan dari Ronaldo Vieira itu cukup matang untuk dikonversi menjadi gol kedua bagi tim tamu.
Satu menit berselang, akselerasi Gervinho di dalam kotak penalti Il Samp harus dihentikan oleh Omar Coley dengan sebuah pelanggaran. Wasit menunjuk titik putih yang menandakan hadiah penalti untuk tim ducali. Inglese yang menjadi algojo penendang penalti sempat gagal menuntaskan tugasnya. Tendangan keras mendatar ke arah tengah dapat ditahan oleh Emil Audero Mulyadi, namun bola liar dapat dimanfaatkan kembali oleh Inglese untuk menyamakan kedudukan.

Tim burung api memiliki kesempatan mebalikkan keadaan di penghujung laga. Inglese lagi-lagi menunjukkan betapa berbahayanya ia, kali ini melalui tendangan jarak dekat di menit 42’. Dengan memanfaatakan umpan tarik Hernani dari sisi kiri lini serang ducali, striker yang baru didatangkan dari SSC Napoli membidik sisi kiri gawang UC Sampdoria, namun sayang bola hasil tendangannya masih dapat dimentahkan dengan kaki kiri kiper kelahiran Mataram. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Anak asuh Eusebio Di Fransesco nyaris kembali memimpin di menit ke 58’ melalui Ramirez, namun Colombi yang keluar dari sarangnya lebih cekatan menahan bola tendangan Ramirez dengan lengan kirinya. Tifosi Parma Calcio akhirnya dapat tersenyum lebar saat pemain pelapis Mattia Sprocati mampu membuat gol pamungkas di menit ke 79’. Pesepakbola yang pernah bermain untuk SS Lazio itu membalikkan keadaan menjadi 2-1 melalui tendangan placing dari luar kotak penalti blucerchiati. Bola melintir hasil tendangannya terlebih dahulu membentur tiang sebelum merobek gawang Mulyadi untuk keduakalinya. Skor 2-1 adalah hasil akhir pertandingan.

Berikut ini merupakan statistik yang disadur dari www.parmacalcio1913.com dan Livescore18.com
Parma-Sampdoria 2-1
Pencetak gol: 6′ pt Ramirez (S), 22′ pt Inglese (P), 35′ st Sprocati (P).
Susunan Pemain Parma Calcio 1913: Sepe (1′ st Colombi), Iacoponi (46′ st Gazzola), Inglese (26′ st Cornelius), Hernani Jr (17′ st Barillà), Brugman (33′ st Scozzarella), Laurini (33′ st Dermaku), B. Alves (cap.), Gervinho (26′ st Sprocati), Gagliolo, Kucka (17′ st Grassi), Kulusevski (17′ st Karamoh). Pemain cadangan: Alastra, Machin, Siligardi, Ceravolo. Pelatih: D’Aversa. Absen: Rigoni (cidera).
Susunan Pemain UC Sampdoria: Emil Mulyadi, Vieira (43′ st Pompetti), Ramirez (43′ st D’Amico), Jankto (31′ st Thorsby), Colley (31′ st Chabot), Linetty (23′ st Barreto), Maroni (27′ st Bahlouli), Murillo (31′ st Ferrari), Bereszynski (31′ st Augello), Quagliarella (32′ st Bonazzoli) (cap.), Murru (31′ st De Paoli). Pemain cadangan: Falcone, Avogadri, Regini. Pelatih: Di Francesco. Absen: Ekdal dan Caprari, (pemulihan fisik), Sala (tanpa konfirmasi).
Wasit: Matteo Gariglio (Pinerolo); Asisten Wasit: Mattia Massimino (Chieti) & Marco Della Croce (Rimini). Kartu Kuning: Gagliolo (P), Ramirez (S); Penonton: 2.715 orang (246 orang dari tim tamu).
Statistik Pertandingan Parma Calcio vs UC Sampdoria
Tendangan Sudut (FT): 4-9
Tendangan Sudut (HT) 3-4
Kartu Kuning: 1-1
Total Tendangan ke Gawang: 9-15
Tendangan Terarah: 6-7
Tendangan Melenceng: 3-8
Total Serangan yang Dibangun: 75-115
Serangan yang Membahayakan: 35-67
Penguasaan Bola (FT): 42%-58%
Penguasaan Bola (HT): 47% -53%
Kilas Bursa Transfer
Absennya Jacopo Sala di lini belakang UC Sampdoria adalah sebuah pertanda bahwa ia sudah tidak masuk ke dalam rencana jangka panjang Di Francesco. Parma Calcio kini memiliki peluang untuk mendapatkan tanda tangan pemain kelahiran Alzano Lombardo itu. Selain telah mencapai usia matang dalam sepakbola (28 tahun), pesepakbola yang pernah merumput di Jerman itu dapat bermain di kedua sisi pertahanan. Sebuah opsi terbaik bagi lini pertahanan Parma Calcio yang membutuhkan pemain-pemain multitalenta.

Selain Sala, Faggiano juga mencoba melakukan kontak dengan AC Milan terkait dua nama, Conti dan Laxalt. Transfer keduanya terbilang rumit, Conti tidak akan hengkang dari AC Milan oleh karena penolakannya untuk bermain di klub papan bawah seperti Parma Calcio. Di samping itu, opsi peminjaman Laxalt juga menuai problem ketika Parma Calcio tidak sanggup membayar gajinya 1,8 juta euro dengan nilai penebusan di akhir musim sebesar 10 juta euro. Agaknya AC Milan akan berkeberatan menggaji pemainnya yang merumput di klub yang jelas-jelas akan menjadi seterunya di kasta tertinggi sepakbola Italia.
