
Kabar Transfer
Simpang-siur pemberitaan mewarnai dua minggu terakhir bursa transfer klub Parma Calcio. Dimulai dari keragu-raguan Mounir Chouiar, “membelotnya” Skrtel dari sahabatnya: Kucka, hingga tarik-ulur kedatangan dua pemain belakang menjadi penghias halaman media olahraga Provinsi Emilia Romagna, Italia.
Adalah suatu kepastian, bahwa Parma Calcio kini tengah mencari penguatan di lini belakang, seorang bek tengah dan seorang bek sayap. Untuk posisi bek tengah, nama Tonelli tidak dapat dikesampingkan, apalagi sang pemain tidak masuk rencana jangka panjang SSC Napoli. Saat ini Tonelli juga diminati oleh dua klub pesaing: ACF Fiorentina dan US Sassuolo. Lini pertahanan sebelah kiri lebih panas lagi, sejumlah nama muncul ke permukaan, mulai dari Pezzella (Udinese Calcio), Laxalt dan Strnic (AC Milan), dan Contreau (pemain bebas transfer asal Portugal). Nama yang pertama (Pezzella) akan tiba jika klub Kota Friuli berhasil mendapatkan gantinya semisal Zeegelaar (Watford) atau pemain belakang Juventus FC. Khusus untuk Laxalt, Parma Calcio harus merogoh kocek belasan juta euro untuk mendatangkannya, di sisi lain klub gialloblu juga tidak mau bertaruh mendatangkan pemain yang memiliki riwayat keluhan jantung seperti Strnic. Contreau? Profil mantan Real Madrid FC dan AS Monaco tersebut tengah diupayakan melalui peran Bruno Alves, rekan satu timnya di skuad nasional Portugal.
Nama lain yang ikut mewarnai bursa transfer di lini belakang adalah kemungkinan tibanya Jacopo Sala dari UC Sampdoria. Pemain yang tidak dipanggil oleh Di Francesco dalam laga persahabatan di Tardini diproyeksikan dapat menjadi suksesi bagi Gazzola di sisi kiri pertahanan sekaligus pelapis dari Gagliolo di sisi sebaliknya.
Kondisi Terakhir Parma Calcio
Kemenangan atas UC Sampdoria merupakan bukti yang faktual bahwa klub ducali siap mengarungi musim kompetisi 2019/2020, termasuk juga dalam ajang perburuan tiket ke Eropa: Coppa Italia. Pada kesempatan laga kandang kedua ini, kemungkinan D’Aversa (pelatih Parma Calcio) akan mengubah susunan pemainnya. Kulusevski yang dinilai tampil lebih baik bisa bermain sejak peluit pertama kali dibunyikan wasit Valeri asal Roma. Meski opsi Karamoh-Inglese-Gervinho tetap dapat diturunkan, sang pelatih tampaknya masih penasaran dengan kinerja Kulusevski yang didorong menjadi striker sayap.
Cideranya Kuco alias Kucka patut disesali, kemungkinan besar Parma Calcio tidak akan diperkuat oleh rekan senegara Martin Skrtel itu. Adapun Brugman dan Hernani akan menjadi trio di lini tengah bersama dengan Barilla atau Grassi yang baru pulih dari cidera. Pada lini pertahanan, absennya Gazzola jelas menyisakan Laurini di belakang bersama ketiga koleganya Gagliolo (sayap kiri), Alves dan Iacoponi (atau Dermaku). Posisi kiper, Sepe yang berada dalam kepercayaan diri cukup baik kelihatannya akan kembali memulai pertandingan sejak menit pertama pertandingan.
Berikut prakiraan formasi Parma Calcio:
Kiper: Sepe;
Bek: Laurini, Dermaku/Iacoponi, Alves, Gagliolo;
Gelandang: Barilla, Brugman, Hernani;
Striker: Kulusevski/Karamoh, Inglese, Gervinho.

Mengenal Lawan: Venezia FC
Klub “kota air” akan berupaya mencapai hasil bersejarah, mereka ingin lolos ke fase Piala Italia dengan cara mengangkangi salah satu tim Serie-A. Tanpa diperkuat Marino yang mengalami cidera, Dionizi (pelatih Venezia FC) akan bergantung kepada mantan pemain Parma Calcio, Antonio Junior Vacca yang performanya tengah menanjak. Sang pemain juga ingin membuktikan bahwa klub gialloblu keliru mendepaknya, namun sayangnya kendala fisik menjadi problem serius bagi sang pemain. Vacca dimungkinkan akan menjadi subtitusi dalam pertandingan nanti.
Dalam urusan menggedor jala lawan, duet Capello-Bocalon atau Capello-Zigoni akan menjadi andalan klub leoni alati. Sementara Ceccaroni yang baru didatangkan dari Spezia mungkin dapat saling berganti peran dengan Cremonesi di lini belakang arancioneroverdi tersebut.
Berikut susunan formasi inti yang mungkin dimainkan oleh Venezia FC (4-3-1-2) sewaktu mengalahkan Catania Calcio di putaran sebelumnya:
Kiper: Lezzerini;
Bek: Fiordaliso, Modolo, Cremonesi, Felicioli;
Gelandang: Maleh, Fioredilino, Zuculini;
Playmaker: Aramu;
Striker: Bocalon, Capello.
Jadwal Coppa Italia:
Pertandingan Parma Calcio vs Venezia FC akan dilangsungkan hari Sabtu, tanggal 17 Agustus 2019, pukul 18.00 Waktu Italia atau pukul 23.00 WIB.
Pertandingan yang rencananya dipimpin wasit Paolo Valeri (Roma) ini akan menjadi ujian selanjutnya bagi Parma Calcio demi lolos ke fase selanjutnya.

Head to Head Parma Calcio vs Venezia FC
Serie-B (23-2-2018): Parma 1-1 Venezia
Serie-B (23-9-2017): Venezia 0-1 Parma
Serie-C (29-1-2017 Supercoppa Lega Finals): Venezia 2-2 Parma
Serie-C (13-9-2017 Supercoppa Lega Finals): Parma 1-2 Venezia
Serie-A (4-5-2002): Parma 2-1 Venezia
Serie-A (5-1-2002): Venezia 3-4 Parma
Prediksi Boys Parma Indonesia:
Di atas kertas klub lagunari bukan lawan yang dapat dianggap enteng. Meski statistik kuno dua tahun ke belakang tidak dapat dijadikan acuan sebab komposisi pemain telah berubah, Parma Calcio harus tetap mewaspadai Franco Zuculini dan Mattia Aramu, striker dan gelandang serang Venezia FC yang berhasil membalikkan keunggulan atas gli elefanti di babak kedua Coppa Italia.

Parma Calcio memiliki peluang untuk unggul besar setidaknya berselisih dua gol. Kami memberikan peluang kemenangan Parma Calcio 55:45 Venezia FC.