JELANG LAGA PRAMUSIM 2019/2020

Dawai Manakah yang Akan Dipetik D’Aversa?

Jelang pertandingan perdana ujicoba pra-musim melawan Prato Allo Stelvio, Parma Calcio dihadapkan dengan berlimpahnya stok pemain yang ada. Berlimpahnya stok pemain tersebut jelas akan berimplikasi pada kemungkinan terbentuknya beragam opsi susunan formasi. Hingga hari ini –13 Juli 2019 pukul 23.10 WIB– terdapat tiga puluh enam pemain yang terdaftar secara resmi di tim Parma Calcio. Dari ketiga puluh enam pemain tersebut ada dua belas pemain asing dengan rerataan usia secara keseluruhannya mencapai 28,1 tahun. Adapun jumlah pemain yang dibawa serta dalam pelatihan di Prato Allo Stelvio adalah sekitar 27-28 orang saja.

Roberto D’Aversa secara perlahan mulai merasakan hasil kerja keras Direktur Olahraga Daniele Faggiano. Pelatih asal Abruzzo itu dapat lebih leluasa meracik susunan skuad Parma Calcio sesuai dengan keinginannya dikarenakan berlimpahnya stok pemain dalam pelatihan. Atas dasar itulah, D’Aversa tidak memiliki alibi kegagalan dalam membangun “Parma yang Baru”, Parma Calcio yang memiliki kapasitas dan kapabilitas di atas lapangan hijau sebagaimana yang diimpikan oleh parmigiani di seluruh dunia.

Formasi 4-3-3 masih akan menjadi pilihan utama, disamping menggunakan opsi perubahan menjadi 4-4-2 dalam beberapa kondisi atau bahkan secara ekstrim menggunakan lima pemain bertahan dalam mendukung gaya permainan D’Aversiano yang menjadi pakem pelatih berusia 43 tahun itu.

Tinjauan Lini-perlini

LUIGI SEPE jelas akan menjadi pilihan utama di posisi palang pintu. Pemain yang baru ditebus dari SSC Napoli dengan banderol harga 4 juta euro itu akan didampingi oleh COLOMBI, seorang kiper muda yang didatangkan dari Carpi. Agaknya di posisi ini, Ducali telah merampungkan perburuannya di bursa transfer. Dalam laga persahabatan, sepertinya Sepe akan diandalkan, meskipun di babak kedua terbuka kemungkinan Colombi akan turun menggantikannya guna menambah menit bermain dalam laga persahabatan.

Beberapa pemain baru yang tiba di awal sesi bursa transfer musim panas memang memberikan angin segar bagi skuad D’Aversa. Di lini pertahanan sebelah kanan VINCENT LAURINI bersama pemain berpengalaman GAZZOLA. Kehadiran KASTRIOT DERMAKU di tengah lini defensif diharapkan dapat memaksimalkan kinerja pemain gaek kaya pengalaman, BRUNO ALVES. Selain Dermaku dan Alves, dua orang punggawa lawas yang tetap dapat diandalkan di pusat pertahanan: SIMONE IACOPONI dan RICARDO GAGLIOLO. Problematika yang dihadapi klub Ducali saat ini adalah sisi kidal pertahanan. Dua nama terakhir sebenarnya dapat dimainkan pada posisi kiri, namun hasilnya tidak akan sebagus pemain yang betul-betul memiliki spesialisasi di sisi kiri pertahanan seperti Dimarco maupun Massimo Gobbi. Kelihatannya Parma Calcio belum dapat menemukan subtitusi yang secara meyakinkan dapat menggantikan peran dua sayap kiri yang ada pada musim sebelumnya. Untuk memastikan kinerja bek kiri, manajemen terus menekan kepindahan GIUSEPPE PEZZELA dari Udinese Calcio.

Posisi centrocampista? Jelas tempat ini akan diperebutkan antara ALBERTO GRASSI dan HERNANI. Jenderal lapangan tengah akan diapit oleh dua gelandang tangguh JURAJ KUCKA dan ANTONINO BARILLA. Selain empat nama yang diprediksi akan mendapatkan tempat utama di tengah tadi, terbuka kesempatan bagi nama lain yang mungkin akan akan menjadi pertimbangan pelatih. Pemain tengah yang dimaksud adalah duo incaran FC Empoli: JACOPO DEZI dan LEO STULAC. Hingga tulisan ini diturunkan (13 Juli 2019), Parma Calcio masih mencoba membidik seorang pemain tengah lainnya sebaga alternatif, yaitu DEJAN KULUSEVSKI asal Atalanta BSC. Jika pemain ini didapat, maka Dezi dan/atau Stulac sudah dapat dilepas ke klub Toscani.

Sementara waktu, D’Aversa tetap akan mengandalkan GERVINHO, CERAVOLO, dan SILIGARDI. Mereka bertiga adalah para striker yang masih tersisa disamping MATTIA SPROCATI dan YVES BARAYE, sang pencetak gol perdana retret di Prato Allo Stelvio. Berkenaan dengan bursa transfer, klub asal Emilia Romagna masih sibuk membenahi lini serangnya hingga hari ini.  Satu nama yang hampir pasti merapat ke klub Parm Calcio adalah KARAMOH. Pemain yang masih mengurus kontraknya di Parma Calcio kelak dapat menjadi tandem bagi Gervinho dalam membangun serangan balik cepat. Di samping itu, nama ROBERTO INGLESE yang terus menjadi nama fenomenal dalam poros transfer Parma-Napoli tidak boleh dikecualikan. Selain Karamoh dan Inglese, kini ada juga dua nama tambahan: MUSA BARROW dan ANDREAS CORNELIUS dari Atalanta BSC. Pakar bursa transfer, Alfredo Pedulla menyebutkan bahwa persentase peluang kepindahan Cornelius telah mencapai angka 90%, sedangkan proses kepindahan Barrow agak sedikit rumit, mengingat kebutuhan Nerazurri terhadap kuantitas pemain dan kedalaman skuad mereka.

Parma Calcio akan bertanding melawan perwakilan dari Prato Allo Stelvio pada hari Sabtu, 13 Juli 2019 pada Pukul 17.30 Waktu Italia (pukul 23.30 WIB). Selanjutnya, klub ini secara berturut-turut akan menghadapi Rapp Val Venosta (17/7) juga pada pukul 17.30 WI dan Maia Alta Obermais (21/7) pada pukul 17,00 WI. Adapun duel yang ditunggu-tunggu akan tersaji pada hari Sabtu, 27 Juli 2019, pukul 18.00 WI, yakni prtandingan antara Parma Calcio melawan klub Trabzonspor (Turki).

Parma vs Prato Allo Stelvio

Jadwal pertandingan Parma Calcio melawan klub sepakbola lokal telah ditetapkan. Siapakah yang berpeluang tampil dalam ujicoba tersebut? Sebagaimana yang dinyatakan di atas bahwa Luigi Sepe diyakini akan menjadi penjaga gawang Parma Calcio dalam setiap laga yang Parma Calcio mainkan, namun dalam hal kasuistis maka kiper lapis kedua lebih dapat dikedepankan. Posisi bek utama semestinya ditempati oleh Vincent Laurini, Kastriot Dermaku, Bruno Alves, dan Gagliolo. Gazolla dan Iacoponi, akan mendapat giliran tampil di lini defensif Ducali. Untuk sesi duel melawan tim amatir, Minelli boleh dijadikan opsi dengan tujuan menambah jam terbang.

Posisi gelandang dihuni oleh trisula yang akan saling melengkapi satu sama lain: Kucka, Grassi, dan Barilla. Opsi lainnya adalah menurunkan Machin, Scozzzarella, Stulac, Kasa, ataupun memberi kesempatan kepada Dezi ataupun Munari. Kuco yang baru tiba dari liburannya kemungkinan tidak akan bermain, Dezi dan Scozzarella akan lebih berpeluang tampil.

Gervinho adalah salah satu dari tiga nama bomber yang menjadi favorit ditampilkan. Apabila pesepakbola Pantai Gading belum juga tiba di lokasi retret, maka tridente yang akan berperan sebagai juru gedor dalam skema 4-3-3 D’Aversa adalah Sprocati, Ceravolo, dan Siligardi. Opsi memainkan Yves Baraye dan Brunori menjadi suatu eksperimen perlu dilakukan, sebab kedua pemain tersebut tengah berada dalam kondisi terbaiknya.

Terlepas dari bentuk formasi maupun pilihan pemain yang akan ditampilkan, seluruh tifosi berharap bahwa tim besutan D’Aversa dapat tampil maksimal dan meraih hasil yang positif sebelum melakukan pertandingan ujicoba lainnya di Inggris.

Diterbitkan oleh bobbyhary77

Parmigiano dall'1998 Tifoso Parma Calcio 1913 - Indonesia

Join the Conversation

  1. avatar Tidak diketahui
  2. avatar bobbyhary77

2 Comments

  1. mantap betul … hanya saja dg kualitas pemain yg telah ada sekarang, sangat disayangkan jika tetap memainkan gaya “parkir bus”.. pemain yang baru datang pasti akan sangat kecewa,karena gaya parkir bus tidak akan bisa untuk mengkreasikan kelihaian,kebolehan,kehebatan skill pemain.. karena terlalu sibuk dg bertahan dan serangan balik kan tidak butuh sill menakjubkan ,,

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan ke Addhenko Parma Machyank Batalkan balasan

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai