
Dua Kemenangan di Dua Ajang Ujicoba
Klub besutan Roberto D’Aversa berhasil memetik kemenangan kedua pramusim mereka dalam pertandingan melawan Rappresentativa Val Venosta dengan skor akhir 0-6. Baraye membuka sekaligus menutup keunggulan Parma Calcio di babak pertama melalui sontekannya di menit 6’ dan 43’, dua gol lainnya dicetak oleh pemain debutan pramusim: Scozzarella di menit 9’ dan penalti Kucka pada menit 13’. Pada babak kedua, gialloblu hanya mampu mencetak dua gol melalui Machin 61’ dan Munari 78’. Hasil ini tentu akan dievaluasi oleh D’Aversa sebelum menghadapi ujicoba ketiga melawan Maia Alta pada hari Minggu nanti.
Pada babak pertama, Parma Calcio turun dengan formasi menyerang 4-3-3. Sepe didaulat menjadi penjaga gawang, sedangkan lini belakang digalang oleh Laurini, Gagliolo, Alves, dan Iacoponi. Posisi centrocampo diisi oleh Stulac, Kucka, dan Hernani. Roberto D’Aversa mencoba bereksperimen dengan menempatkan Baraye sebagai ujung tombak utama yang diapit oleh Sprocati dan Karamoh.
Seperti ujicoba sebelumnya, perombakan formasi secara total terjadi di babak kedua. Colombi menggantikan Sepe di posisi palang pintu, Dermaku menggantikan Alves, Gazzola menjadi subtitusi bagi Laurini dan Minelli mengambil tempat yang ditinggalkan Iacoponi. Uniknya satu bek kiri, Gagliolo, malah digantikan oleh Barilla yang notabene adalah seorang gelandang. Hal ini menandakan bahwa di babak kedua gialloblu memainkan formasi empat gelandang untuk memenangkan positioning di lapangan tengah dalam skema 3-4-3. Selain Barilla, tiga gelandang tengah yang turun ke lapangan adalah Scozzarella, Munari, dan Dezi. Selanjutnya trisula Kasa-Brunori-Machin mengambil jatahnya di lini offensif.
Sepakbola bukanlah matematika yang dapat diprediksi dengan pendekatan eksak secara murni. Kemenangan 13-0 atas perwakilan Val Venosta setahun silam agaknya tidak dapat dijadikan ukuran bagi pelatih. Sebab pertandingan ujicoba hanyalah ajang yang dapat dimanfaatkan untuk menemukan chemistry antar pemain, disamping digunakan untuk mengukur kapasitas tim secara holistik. Kemenangan Parma Calcio melawan perwakilan Val Venosta dengan margin enam gol bukanlah berarti bahwa komposisi pemain kekinian tidak lebih baik. Apalagi jika mencermati level pemain yang dimiliki saat ini jelas-jelas lebih menjanjikan ketimbang tahun lalu.
Parma Calcio kembali akan melakoni ujicoba ketiga melawan Maia Alta pada hari Minggu tanggal 21 Juli 2019. Pertandingan tersebut akan menjadi laga persiapan terakhir sebelum bertolak ke Austria untuk bersua Trabzonspor, perwakilan Turki yang tentunya memiliki tingkat kematangan bermain jauh di atas ketiga perwakilan lokal.
Berikut Rangkuman Hasil Akhir Pertandingan Rapp. Val Venosta melawan Parma Calcio yang disadur dari halaman resmi klub http://www.parmacalcio1913.com
Pencetak Gol:
6′ pt Baraye, 13′ pt Kucka (rig), 43′ pt Baraye, 9′ st Scozzarella, 26′ st Machin, 33′ st Munari.
Wasit: Francesco Savoca (Merano). Asisten wasit: Giuseppe Fantauzzo & Dario Merante (Merano). Penonton: 200 orang.
Susunan Pemain Parma Calcio:
Sepe (1′ st Colombi), B. Alves (cap.)(1′ st Dermaku), Gagliolo (1′ st Barillà), Stulac (1′ st Scozzarella), Iacoponi (1′ st Minelli), Karamoh (1′ st Brunori), Kucka (1′ st Dezi), Baraye )20′ st Kasa), Hernani (1′ st Munari), Sprocati (1′ st Machin), Laurini (1′ st Gazzola). Pemain cadangan: Corvi, Dini. Pelatih: D’Aversa.
Susunan Pemain Rapp. Val Venosta:
Lechner, Paulmichl A (1′ st Pirhofer A.), Paulmichl M. (1′ st S. Gander), Mair (1’st M. Gander), Kier (1’st Zoschg), Bleon, Pierhofer S. (1′ st Unterwegel), Pirhofer E. (1′ st Diallo), Lechtahler, Lo Presti (1′ st Vidal), Kuen (1′ st Berisha). Pemain cadangan: Bach. Pelatih.: Paulmichl.

Kabar Bursa Transfer 17/7/2019
Dua pemain baru mendarat di markas Parma Calcio kemarin, mereka adalah duo Atalanta BSC yang didatangkan demi soliditas pasukan kuning-biru. Andreas Cornelius dan Dejan Kulusevski kemarin telah menghadiri sesi pemeriksaan medis dengan mengenakan kaos putih berlengan pendek, keduanya tampak kompak seolah mengisyaratkan “kami siap untuk diwarnai di sini dengan warna-warna terbaik kota ini”.

Cornelius didatangkan dengan mahar senilai 7 juta euro yang akan dilunasi selama dua tahun. Klausul khusus yang mengharuskan klub Ducali melakukan pembayaran bertahap atau melakukan pertukaran pemain setara pada musim ketiga setelah kepindahannya. Adapun Kulusevski, ia hanya dipinjamkan tanpa biaya, dengan catatan Parma Calcio harus bersedia melepasnya ketika ia dibutuhkan klub La Dea. Klub yang akan bermain di Liga Champions tersebut ingin membentengi talenta mudanya, sehingga mereka hanya bersedia meminjamkan tanpa harus menjualnya sekalipun dengan nilai 7 juta euro seperti yang diajukan oleh Manchester City FC.
Di tempat lain, negosiasi Giuseppe Pezzella telah mencapai tahap closing. Ia diharapkan segera menandatangani kontrak dan bergabung ke dalam retret sebelum pertandingan ujicoba yang ketiga. Pemain yang beroperasi di sebelah kiri pertahanan itu akhirnya berkostum gialloblu dengan klausul pinjam-tebus. Selain Pezzella, ada dua nama yang terus dibicarakan sebagai kandidat penghuni sektor belakang klub Ducali. Mereka adalah Jacopo Sala dan Martin Skrtel. Skrtel yang menolak Glasgow Rangers FC mengaku tertarik merumput bersama Kucka, kompatriotnya di Tim Nasional Slovenia; sedangkan Sala yang tergusur oleh kehadiran Depaoli di UC Sampdoria tengah mempertimbangkan masa depannya di klub Kota Genoa. Sampai saat ini, Faggiano masih terus menguntit beberapa pemain yang akan menjadi pembelian pamungkasnya, mungkin sampai ruangan Prato allo Stelvio tak cukup lagi untuk menampung para pemain yang berlatih di sana (Saya bercanda).

Berikut beberapa transfer masuk yang saya susun berdasarkan kabar yang beredar hingga tanggal 17 Juli 2019:
- Gervinho (pembaruan kontrak – kenaikan gaji 400 ribu euro/musim);
- Inglese (transfer defenitif – klausul pinjam-tebus);
- Karamoh (transfer defenitif – klausul pembelian kembali);
- Barilla (pembaruan);
- Iacoponi (pembaruan);
- Alves (pembaruan setahun);
- Gagliolo (pembaruan);
- Hernani (transfer defenitif – klausul penebusan di akhir musim jika salvezza);
- Pezzella (asap putih, menunggu penandatanganan);
- Cornelius (transfer defenitif dengan klausul tebus akhir masa pinjam);
- Kulusevski (transfer defenitif dengan klausul pinjam setahun tanpa biaya);
- Skrtel (ada kontak);
- Abeid (ada kontak).
Prospek Penjualan dan Peminjaman
Pascapenjualan Pinto dan Vacca, Parma Calcio saat ini memikirkan penjualan berikutnya. Targetnya adalah Ceravolo. La Belfa -si buas- yang sepanjang musim lalu belum dapat menunjukkan taringnya, kemungkinan akan dijual ke klub Serie-B.
Leo Stulac dan Jacopo Dezi juga berpeluang menyusul trio Dini-Scognamilo-Golfo yang sudah dipastikan akan membela tim kasta rendah di musim depan. Sejauh ini, Leo Stulac dan Jacopo Dezi sangat diminati oleh FC Empoli, namun negosiasi peminjaman masih berjalan alot. Faggiano yang sudah banyak menguras kas Parma Calcio berusaha untuk “menambalnya” dengan cara menaikkan nilai sewa kedua pemainnya. Agaknya Stulac maupun Dezi akan menjalani takdir mereka musim depan di klub Toscani.

Pramusim mengatakan baraye layak untuk tim.. tapi anehnya kenapa d,aversa selalu meminggirkannya..
SukaDisukai oleh 1 orang
Tiga gol sejauh ini. Dia selalu bermain ngotot. Tidak menganggap ujicoba sebagai latihan. Mudah2an dia jadi pelapis Karamoh Om Addhen.. 👍👍👍
SukaSuka
belun nyetel neh banyak pemain baru, dan baru rasa lama
SukaDisukai oleh 1 orang
Tentunya semangat baru Om Jaka.. Terus pantau perkembangan terkini klub kesayangan kita di sini ya.. Salam hangat parmigiani dari saya..
SukaDisukai oleh 1 orang
Selalu suka ulasannya
SukaDisukai oleh 1 orang
Selalu berterimakasih untuk attensinya Om Rama..
SukaDisukai oleh 1 orang
Ulasan yg cukup menarik untuk dibahas dan memberikan informasi yg pnting untuk yg blm kita ketahui
SukaDisukai oleh 1 orang
Terimakasih Om Paundra..
Semoga materinya bermanfaat.. 🙏
SukaSuka