FORMASI PARMA CALCIO (HINGGA 19/7/2019)

Berbicara mengenai komposisi pemain di klub gialloblu tentu tidak akan ada habisnya. Berikut ini kami mencoba untuk menyusun formasi Parma Calcio berdasarkan sejumlah kesuksesan transfer masuk hingga tanggal 19 Juli 2019.

Posisi Kiper

Tidak dapat dipungkiri bahwa LUIGI SEPE akan bercokol di bawah mistar gawang klub Emilia Romagna. Agaknya Parma Calcio merasa puas terhadap performa kiper SSC Napoli itu, sehingga klub Ducali bersedia menggelontorkan uang cash 4 juta euro untuk memboyongnya dari klub partenopei. Sebagai pelapisnya disiapkan seorang penjaga gawang muda SIMONE COLOMBI, palang pintu yang musim lalu berseragam klub Carpi telah dinilai layak untuk bermain di Liga Italia Serie-A.

Posisi Bek

BRUNO ALVES adalah salah satu nama hebat dalam lini pertahanan, center-back berpengalaman asal Portugal kini telah berumur 37 tahun. Namun, Parma Calcio masih berharap ia dapat memberikan penampilan terbaik di penghujung karir sepakbola profesionalnya sekaligus menjadi teladan bagi pemain belakang lainnya. Alves akan diback-up oleh pesepakbola Tim Nasional Albania, KASTRIOT DERMAKU. Pemain yang perawakannya mirip Materazzi di Intermilan FC tersebut diimpikan menjadi suksesi bagi sang kapten.

SIMONE IACOPONI, pesepakbola asli Italia yang satu ini juga tidak muda lagi, ia telah menginjak usia 32 tahun. Meskipun demikian, bek kanan yang meraih promosi bersama Parma Calcio tersebut menikmati peran barunya sebagai seorang center-back. Posisi bek sentral ini akan dilapis oleh ALESSANDRO MINELLI, seorang center-back yang masih berusia 19 tahun yang dibeli Parma Calcio dari klub Rende.

Beralih ke sisi kanan, tampaknya VINCENT LAURINI akan menjadi pilihan utama disamping MARCO GAZZOLA. Keduanya merupakan pemain yang matang dalam pengalaman di klubnya terdahulu, Laurini di ACF Fiorentina dan Gazzola di klub US Sassuolo. Martin Skrtel di posisi center-back? Hingga tanggal diterbitkannya tulisan ini (19/7/2019, pukul 15/40 WIB), belum ada kepastian mengenai kedatangannya. Skrtel-Parmaanya baru sebatas terbangun kontak saja.

Sisi pertahanan sebelah kiri adalah milik pemain pendatang baru, GIUSEPPE PEZELLA, pemain muda berusia 21 tahun yang didatangkan dari Udinese Calcio. Pelapisnya adalah RICARDO GAGLIOLO, pemain yang sering dipasang di sisi kiri pertahanan. Mengapa Pezzella lebih diutamakan ketimbang Gagliolo? Sebab posisi asli Gagliolo adalah center-back, bukan bek kiri. Atas dasar itulah, Pezzella lebih layak diprioritaskan. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Parma Calcio mengalami kekosongan posisi bek kiri setelah Dimarco meninggalkan klub Ducali.

Posisi Gelandang

Posisi gelandang adalah lini paling eksotis untuk dikupas. Setelah hengkangnya Jacopo Dezi dan Leo Stulac ke FC Empoli, maka praktis lini ini terlihat agak lengang. Kita mulai dari sebelah kanan, JURAJ KUCKA (right & central midfielder) adalah sosok yang tepat untuk menempati posisi ini, JOSE MACHIN (center-midfield) dapat diplot sebagai wakilnya. Nama lain? Ada DEJAN KULUSEVSKI, sang pemain anyar yang serba bisa, selain dapat bermain di posisi sebelah kiri, ia juga dapat bermain di posisi kiri.

Bergeser ke tengah lapangan dalam formasi 4-3-3, ada nama ALBERTO GRASSI yang kembali dipinjam dari SSC Napoli. Grassi akan diback-up oleh MATTEO SCOZZARELLA yang lebih bertipikal defensive-midfielder. Untuk posisi gelandang kiri, HERNANI adalah nama favorit, namun peran ANTONINO BARILLA di musim lalu tidak dapat diabaikan.

Posisi Penyerang

Parma Calcio telah mencapai klimaks untuk posisi striker. Dengan dikecualikannya Fabio Ceravolo dari daftar, maka praktis lini depan Parma Calcio dihuni oleh tujuh pemain saja. ROBERTO INGLESE akan berposisi sebagai ujung tombak, ia akan bergantian dengan ANDREAS CORNELIUS yang juga bertipikal bomber. Posisi penyerang sayap sebelah kanan mutlak milik KARAMOH. Terdapat dua opsi sebagai nama pemain pelapisnya yaitu LUCA SILIGARDI dan MATTIA SPROCATI, keduanya lebih menyukai sisi kanan dalam bermain sepakbola. Adapun YVES BARAYE dapat difungsikan sebagai pelapis dari GERVINHO di sisi kiri penyerangan.

Itulah konsep susunan formasi yang mungkin akan digunakan oleh Roberto D’Aversa dalam menghadapi pertarungan di Serie-A. Nama-nama KAPITAL di atas agaknya akan bertahan di skuad inti Gialloblu musim depan, atau minimal akan dipertimbangkan secara ketat oleh sang pelatih dan staf kepelatihan klub yang bermarkas di stadion Ennio Tardini itu.

Berikut prediksi susunan formasi final klub Parma Calcio 1913 di musim kompetisi 2019/2020

Diterbitkan oleh bobbyhary77

Parmigiano dall'1998 Tifoso Parma Calcio 1913 - Indonesia

Join the Conversation

  1. avatar Paundra Parmagiani
  2. avatar Tidak diketahui
  3. avatar bobbyhary77

3 Comments

    1. Gagliolo bagus.. Usia masih standar sekitar 29 tahun.. Kabar terbaru, kemungkinan besar Baraye dilepas ke B.. Pelapis Gervinho sesama non-kidal bisa jadi tidak ada. Sebab Karamoh, Siligardi, dan Sprocati adalah pemain kidal (striker eksternal sebelah kanan).

      Suka

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan ke Paundra Parmagiani Batalkan balasan

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai