LAGA KETIGA PRAMUSIM 2019/2020: FC MAIA ALTA/OBERMAIS 0-4 PARMA CALCIO 1913

Poker Parma!

Parma Calcio berhasil melanjutkan trend kemenangan mereka pasca mengalahkan FC Obermais 0-4 dalam lanjutan pertandingan pramusim di Prato allo Stelvio. Turun dengan beberapa pemain unggulannya, Parma Calcio dapat tampil cukup memuaskan 500 pendukungnya di stadion.

Formasi awal dapat dideskripsikan sebagai berikut: Luigi Sepe berada di posisi kiper, kuartet Laurini-Alves-Dermaku-Gagliolo menjadi andalan lini belakang, Kulusevski-Hernani-Machin di posisi centrocampista, dan Karamoh-Inglese-Sprocati memegang peranan di lini serang. Cukup disayangkan, beberapa pemain seperti Gerviho dan Siligardi tidak dapat dimainkan karena masalah fisik.

Pada menit ke 20’ Gagliolo sempat mengalami keluhan pada otot pahanya, selanjutnya perannya diteruskan oleh Barilla. Parmigiani dapat bernafas lega ketika diketahui bahwa keluhan yang dialaminya itu bukanlah sebuah permasalahan yang serius. Pesepakbola blasteran Italia-Swedia tetap diharapkan tampil dalam pertandingan-pertandingan ujicoba selanjutnya.

parmacalcio1913.com

Skuad Gialloblu baru mampu membobol gawang FC Obermais Maia Alta di menit ke 41’ melalui Roberto Inglese, skor 0-1 untuk Parma Calcio bertahan hingga turun minum. Pada babak kedua, terjadi perombakan pemain sebagaimana yang terjadi di dua pertandingan sebelumnya, Ceravolo yang telah pulih dari keluhan fisiknya masuk menggantikan Inglese dan Yves Baraye turun ke lapangan menggantikan pemain yang tampil kece dalam debut sngkatnya, Kulusevski. Pertukaran dua pemain ini kemudian menjadi awal lahirnya tiga gol tambahan bagi Ducali. Belva mencatatkan namanya di papan skor di menit ke 60’, dan Baraye menjaringan sepasang gol di menit ke 62’ dan 70’. Parma Calcio tetap memiliki beberapa peluang, tetapi skor 0-4 bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan.

parmacalcio1913.com

Sebagaimana yang dijelaskan dalam artikel terdahulu, bahwa Parma Calcio akan kembali ke Kota Parma untuk melanjutkan persiapan sebelum bertolak ke Austria. Di Austria, klub Ducali akan berhadapan dengan Trabzonspor dan klub lokal sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan.

Berikut hasil lengkap pertandingan berdasarkan situs resmi parmacalcio1913.com:

Pencetak gol: 41′ pt Inglese, 15′ st Ceravolo, 17′ st Baraye, 30′ st Baraye.

Susunan Formasi Parma Calcio 1913:

Sepe (1′ st Colombi), B. Alves (cap.) (1′ st Minelli), Gagliolo (20′ pt Barillà), Machin (1′ st Munari) (25′ st Kasa), Dermaku, Karamoh (1′ st Dezi), Kulusevski (12′ st Baraye), Inglese (1′ st Cornelius), Hernani (1′ st Scozzarella), Sprocati (1′ st Ceravolo), Laurini (1′ st Gazzola). Pemain cadangan: Corvi. Pelatih: D’Aversa.

Susunan Formasi FC Obermais/Maia Alta:

Wieser (1′ st), Holla (cap.), Gamper, Parise (32′ pt Ivaltov), Unterthurner, Er-Naimi, Schwarz (26′ st Capobianco A.), Bachev, Liaghi (36′ st Nazolh), Drescher (32′ pt Lanthaler), Pixner. Pelatih: Lomi.

Wasit: Johannes Tappeiner (Merano)

Asisten wasit: Mattia Ranuio & A. Bamba Cheick (Merano).

Bursa Transfer

Dalam wawancara singkatnya kemarin, Roberto D’Aversa menyatakan bahwa kecil kemungkinan bahwa Parma Calcio akan menambah gelandang lagi sebagaimana yang banyak dibicarakan di media. Namun demikian, tidak tertutup kemungkinan seorang bek bisa mendarat di tim kuning-biru pada akhir jendela transfer. Pernyataan sang pelatih mengindikasikan bahwa manajemen kini tengah berfokus mengurangi kuantitas pemainnya melalui penjualan dan/atau peminjaman ke klub lain. Berdasarkan wawancara itu pula, maka rumor kedatangan Kevin Bonifazi, Fredy Guarin, bahkan Martin Skrtel bisa menjadi isapan jempol belaka. Poinnya adalah, Parma Calcio saat ini berfokus pada penjualan pemain, titik.

Parma Calcio dan FC Empoli telah menyepakati paket transfer Dezi-Stulac yang akan diresmikan pada hari Senin ini (22/7). Namun demikian, ada keraguan terkait rencana kepindahan Jacopo Dezi, mengingat sang pemain tengah berada dalam penampilan terbaiknya. Empat gol yang ia lesakkan ke gawang ASV Prad pada pertandingan ujicoba pertama membuktikan bahwa ia adalah pesepakbola yang tidak boleh dipandang dengan sebelah mata. Dezi adalah salah satu pemain Parma Calcio yang berpotensi terpinggirkan dari tim inti disamping nama-nama lain seperti: Stulac, Minelli, Munari, Baraye, dan Ceravolo.

parmacalcio1913.com

Di Serie-B, Scognamilo dan Golfo akan menyusul Dini di Trappani dengan status permanen. Selain itu, perwakilan Parma Calcio juga telah berjumpa dengan perwakilan AS Livorno untuk membahas transfer Da Cruz. Di tempat lain, hengkangnya Abdou Diakhate ke Lokeren juga gencar diberitakaan. Klub Divisi II Belgia tersebut mendapatkan durian runtuh karena berhasil merekrut pemain muda berbakat berusia 20 tahun, eks kapten tim Primavera ACF Fiorentina yang sudah pasti memiliki jam terbang dan jiwa kepemimpinan yang mumpuni.

Diterbitkan oleh bobbyhary77

Parmigiano dall'1998 Tifoso Parma Calcio 1913 - Indonesia

Join the Conversation

  1. avatar Paundra Parmagiani
  2. avatar bobbyhary77
  3. avatar Tidak diketahui

4 Comments

  1. Pas gagliolo diganti barilla itu maupun pas Kulusevki diganti baraye itu formasi berubah, atau memang barilla bisa bek kiri?

    Disukai oleh 1 orang

    1. Yes.. Bisa bek kiri sebagai opsi.. Gagliolo aslinya center-midfielder. Dalam kondisi tidak ada bek kiri, dia difungsikan di pertahanan sebelah kiri.. Sama seperti Hernani yang sore kemarin dipasang di tengah, dan Sprocati di depan kiri. Padahal Hernani sayap kiri, Sprocati depan kanan..

      Suka

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan ke Paundra Parmagiani Batalkan balasan

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai