JELANG LAGA: PARMA CALCIO VS TRABZONSPOR

Hasil: Trabzonspor 3-3 Hoffenheim

Trabzonspor berhasil menahan imbang Hoffenheim dalam laga ujicoba pramusim yang mempertemukan keduanya di Austria. Trabzonspor yang bermain taktis unggul lebih dahulu melalui dua gol Yusuf Yazici masing-masing di menit 20’ dan 26’. Ketinggalan dua gol dalam tujuh menit, klub yang dilatih oleh Alfred Schreuder terpecut untuk bangkit. Hasilnya klub Jerman itu dapat menyamakan kedudukan melalui Adam Szalai di menit k42’ dan Nadie Amiri di menit ke 45’.

Meskipun bermain tanpa striker andalannya, Ishak Belfodil, Hoffenheim harus berterimakasih kepada Adam Szalai yang lagi-lagi mencetak gol sehingga membuat klub berkostum warna tosca itu mampu membalikkan kedudukan di menit ke 49′ babak kedua. Namun sayangnya, kiper Aleaxander Stolz yang baru masuk pada menit ke 69’ harus kebobolan gol Yusuf Sari di menit ke 85’. Kedua tim menuai hasil seri 3-3.

Mencermati hasil pertandingan Trabzonspor melawan Hoffenheim, terdapat dua hal yang perlu digarisbawahi oleh Roberto D’Aversa. Pertama, klub Turki yang satu ini dapat bermain taktis dan unggul cepat; Kedua, Trabzonspor merupakan klub yang tergolong kuat secara mental. Mereka bermain tanpa kenal menyerah hingga peluit akhir dibunyikan.

Yusuf Yazici jelas menjadi ancaman bagi Luigi Sepe dalam pertandingan malam nanti di Austria. Jika tidak berhati-hati, maka striker bayangan yang bermain di belakang striker utama itu dapat mempermalukan klub Ducali di laga ujicoba keempatnya.  

Kondisi Terakhir Parma Calcio

Roberto D’Aversa harus segera melupakan empat gol di pertandingan terakhir melawan tim amatir FC Obermais/Maia Alta. Trabzonspor jelas tidak dapat disejajarkan dengan ketiga lawan dalam ujicoba putaran pertama di Prato allo Stelvio, sebab lawan gialloblu kali ini adalah kontestan Liga Premier di Turki. Pelatih asal Abruzzo harus benar-benar cermat memperhitungkan dan meracik komposisi pemainnya, mengingat beberapa pemainnya terancam tidak dapat ditampilkan.

Parma Calcio kemungkinan besar tidak akan diperkuat Grassi, Siligardi, Gagliolo, dan Kucka. Keempat pemain yang dimaksud masih berlatih secara terpisah karena kendalanya masing-masing. Itu berarti dua gelandang prioritas dan bek kiri andalan Ducali tidak dapat diturunkan pada pertandingan hari ini (27/7/2019).

parmacalcio1913.com

Iacoponi kemungkinan besar akan diturunkan untuk mengisi pos sebelah kiri yang ditinggalkan Gagliolo. Adapun bek tengah bisa dipercayakan kepada Alves-Dermaku atau Alves-Minelli. Lini pertahanan sebelah kanan seperti biasa akan ditempati Laurini dan Gazolla secara bergantian.

Absennya Grassi di lini tengah membuat D’Aversa dapat memasang Hernani di sentral –meski sesungguhnya ia lebih suka bermain di sisi kiri. Adapun sisi kiri dan kanan diisi oleh Barilla dan Kulusevski atau Barilla-Machin. Opsi memasukkan Rigoni dan pemain-pemain yang baru tiba di Austria –seperti Giacomo Ricci (bek kiri), Lorenzo Saporetti (center-back), Lorenzo Simonetti, dan Luigi Alberto Scaglia, Redi Kasa, (central-midfielder)– mungkin akan dilakukan sang pelatih jika Parma Calcio berada dalam posisi unggul dalam jumlah gol.

parmacalcio1913.com

Untuk mengisi posisi lini serang, tridente Karamoh-Inglese-Gervinho agaknya sudah sangat layak ditampilkan dalam pertandingan ujicoba internasional ini. Alternatif lainnya ialah memainkan Baraye-Cornelius-Sprocati sebagai subtitusinya.

Berikut prakiraan formasi Parma Calcio:

Kiper: Sepe/Colombi;

Bek: Laurini/Gazzola, Minelli/L. Saporetti, Alves/Dermaku, Iacoponi/Ricci;

Gelandang: Kulusevski/Machin, Hernani/Scozzarella, Barilla/Kasa;

Striker: Baraye, Inglese/Cornelius, Gervinho/Sprocati.

Melihat Kubu Sebelah: Trabzonspor

Trabzonspor yang sejak tahun 2018 ditukangi oleh Unai Karaman akan mengusung formasi andalan mereka 4-2-3-1. Empat bek sejajar akan diperkuat oleh dua orang defensive midfielder. Untuk urusan menyerang, empat pemain akan bahu-membahu di lini serang, tiga gelandang serang menyokong satu striker utama (Akpinar). Namun yang paling paling diwaspadai adalah peran Yusuf Yazici sebagai second striker yang berada di belakang ujung tombak utama.

Kita dapat melihat pertahanan Hoffenheim yang solid di babak kedua menjadi rapuh di ujung laga. Peran striker utama yang mengacak-acak pertahanan lawan menjadi aspek penentu berhasilnya Yusuf Sari mencetak gol penyama kedudukan.

Berikut susunan formasi inti yang mungkin dimainkan oleh Trabzonspor:

Kiper: U. Cakir;

Bek: J. Pereira, H. Turkmen, G. Campi, A. Dursun;

Gelandang bertahan: J. Sosa, A. Parmak;

Gelandang serang: A. Nwakaeme, Yusuf Yazici, A. Omur;

Striker: M. Akpinar

Pertandingan ini tidak sekedar laga persahabatan, namun juga memiliki gengsi persaingan di antara keduanya. Baik Parma Calcio maupun Trabzonspor, keduanya sama-sama memiliki materi pemain yang seimbang di setiap lini. Setiap pemain yang tampil tentu ingin menunjukkan kemampuan terbaiknya guna memikat hati masing-masing pelatih. Kompetisi antarpemain itulah yang akan menjanjikan duel seru akan tersaji.

Selamat menyaksikan “Pertandingan Persahabatan rasa Liga Eropa”: Parma Calcio vs Trabzonspor!

Diterbitkan oleh bobbyhary77

Parmigiano dall'1998 Tifoso Parma Calcio 1913 - Indonesia

Join the Conversation

  1. avatar Paundra Parmagiani
  2. avatar bobbyhary77

2 Comments

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan ke bobbyhary77 Batalkan balasan

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai